Apa Itu Margin Call?


Salah satu kelemahan terbesar dari data ini adalah dimasukkannya komponen tingkat produksi pelayanan publik yang bisa sangat dipengaruhi oleh perubahan contohnya perubahan cuaca. Apa yang perlu Anda lihat adalah leverage yang sebenarnya, bukan leverage margin.

Exchanger Terpercaya


Data ini merupakan indikator penting mengenai industri konstruksi semenjak peraturan perizinan mulai diberlakukan secara ketat sebelum memulai proses konstruksi. Existing Home Sales adalah sebuah indikator ekonomi yang menghitung jumlah rumah yang terjual pada bulan lalu. Manufacturing Production , komponen terbesar dari data Industrial Production, dapat diprediksi secara akurat dari total jam kerja dari laporan ketenagakerjaan. Salah satu kelemahan terbesar dari data ini adalah dimasukkannya komponen tingkat produksi pelayanan publik yang bisa sangat dipengaruhi oleh perubahan contohnya perubahan cuaca.

Durable Goods Orders adalah sebuah indikator yang menghitung jumlah permintaan bahan baku oleh perusahaan manufaktur domestik. Bahan baku yang dipesan adalah bahan baku yang mempunyai umur ekonomis yang lebih dari 3 tahun seperti komponen mobil, komputer, alat-alat berat, dan pesawat terbang.

New Home Sales adalah sebuah indikator yang menghitung jumlah rumah baru yang juga telah dijual pada bulan lalu. Kenaikan tingkat suku bunga menimbulkan suatu kejutan besar bagi para investor dan para trader baik sebelum maupun sesudah berita tentang suku bunga direlease. Commodity Prices adalah sebuah indikator yang mengukur nilai pertumbuhan harga komoditi ekspor. PMI merupakan indeks gabungan dari lima indikator utama, yang meliputi unsur: Angka indeks di atas 50 berarti industri mengalami ekspansi, di bawah 50 berarti mengalami kontraksi.

Indeks ini dinilai sebagai indikator penting dan dianggap indikator terbaik dalam mengukur tingkat produksi. Indeks ini juga dapat mendeteksi tekanan inflasi dan aktivitas perindustrian. Net Lending to Individuals adalah sebuah indikator yang menghitung jumlah hutang yang termasuk didalamnya adalah kredit perumahan, kartu kredit dan transfer elektronik. Institute for Supply Management PMI adalah sebuah indikator yang mengukur tingkat aktifitas manajer pembelian dalam industri manufaktur.

Revised GDP adalah sebuah indikator yang mengukur nilai barang dan jasa yang diproduksi disuatu negara. Crude Oil Inventories adalah sebuah indikator yang dirilis mingguan yang mengukur kenaikan persediaan minyak mentah untuk dijual yang dimiliki perusahaan terkemuka di AS. Jika nilai suku bunga Minimum Bid Rate Eropa tetap maka nilai mata uang Euro akan mengalami kenaikan.

Institute of Supply Management ISM Non-Manufacturing Index adalah sebuah indikator yang mengukur level aktivitas dari para manager pembelian dalam membeli sektor jasa. Average Hourly Earnings adalah sebuah indikator yang menghitung tingkat inflasi dari jumlah upah yang dibayarkan oleh para pemilik usaha diluar sektor pertanian. Factory Orders adalah data yang menghitung nilai dalam dollar pesanan order baru barang-barang tahan lama durable dan tak tahan lama non-durable. Data ini memberikan laporan yang lebih lengkap daripada data Durable Goods Orders yang dirilis satu atau dua minggu lebih awal.

Data pesanan barang ini memberikan gambaran mengenai akan seberapa sibukkah sektor industri dalam beberapa bulan ke depan untuk memenuhi pesanan tersebut.

Sehingga otomatis angka data yang lebih besar berarti semakin tingginya tingkat permintaan pasar. CPI Flash Estimate adalah sebuah indikator yang mengukur nilai perubahan barang dan jasa yang dikenakan kepada konsumen. KOF Economic Barometer adalah sebuah indikator yang mengukur nilai gabungan 25 index ekonomi utama di Swiss. Raw Materials Price Index RMPI adalah sebuah indikator yang mengukur tingkat inflasi kenaikan harga barang dan jasa yang dibeli oleh perusahaan manufaktur.

Indikator ini didapat berdasarkan survey terhadap sejumlah manajer pembelian yang berpendapat tentang naik atau turunnya setiap aktifitas perusahaannya.

Consumption Indicator adalah sebuah indikator yang menghitung total uang yang dikeluarkan konsumen dalam membeli barang dan jasa. UBS sebagai badan survey ekonomi di Swiss merelease indikator ini tiga bulan sebelum statistik pemerintah direlase. Confederation of British Industry adalah sebuah indikator yang mengukur nilai sebaran index dari survey yang dilakukan terhadap sektor ritel dan perdagangan besar. Consumer Confidence adalah sebuah index yang mengukur mood konsumen terhadap prospek perekonomian di suatu negara di masa mendatang.

GfK German Consumer Climate adalah sebuah indikator fundamental yang menghitung nilai gabungan index berdasar survey yang dilakukan oleh konsumen.

M3 Money Supply adalah sebuah indikator yang mengukur perubahan jumlah uang yang beredar di masyarakat dalam satu periode. Naiknya nilai indikator ini akan membuat trend penurunan terhadap nilai mata uang lokal. Nilainya didapat dari total Durable Goods Orders dikurangi dengan komponen bahan baku untuk sektor Transportasi. Revised UoM Consumer Sentiment adalah sebuah indikator yang menghitung nilai tingkat gabungan index yang disurvey kepada konsumen.

German Ifo Business Climate Index adalah indikator ukuran yang menggambarkan keinginan perusahaan industri, konstruksi, borongan dan eceran dalam berinvestasi di Jerman. Komunitas yang terlibat telah mencapai perusahaan yang memprediksi iklim investasi selama enam bulan kedepan. Indeks ini hampir sama dengan ZEW. Indeks IFO berkisar antara sampai dengan Zentrum für Europäische Wirtschaftsforschung ZEW Expectations adalah sebuah indikator yang menghitung nilai sentimen investor terhadap situasi perekonomian saat ini.

NHPI adalah sebuah indikator yang menghitung nilai perubahan harga rumah baru berdasar data statistik Kanada. Import Price Index adalah sebuah indikator yang menghitung persentase kenaikan harga inflasi dari barang-barang yang diimpor. Prelim UoM Consumer Sentiment adalah sebuah indikator yang menghitung tingkat index gabungan berdasarkan survey yang dilakukan terhadap konsumen AS.

Jadi, Margin Call merupakan sebuah fasilitas broker yang memperingatkan trader jika ekuitas akun sedang terancam oleh floating loss dari posisi trading saat ini. Apabila kerugian posisi tersebut terus bertambah dan nilai ekuitas telah berkurang jauh dari margin requirement, maka broker akan menutup sebagian posisi, sampai margin requirement kembali terpenuhi. Penutupan posisi ini disebut Stop Out.

Padahal sejatinya, MC merupakan fitur penyelamat bagi trader-trader yang hampir kehabisan modal. Tertukarnya istilah ini muncul karena kurangnya pengetahuan trader dalam memahami seluk-beluk dan istilah trading forex. Kebanyakan trader hanya ingin mengetahui cara cepat menjadi kaya melalui trading, tanpa ingin belajar trading forex secara mendalam terlebih dahulu. Selain itu, broker-broker saat ini juga memiliki berbagai macam kebijakan perihal Margin Call dan level Stop Out.

Beberapa broker bahkan menetapkan level Stop Out dan Margin Call-nya pada level Bagaimana cara membaca dan menghitung nilai-nilai tersebut? Budi adalah seorang trader dengan Leverage 1: Maka margin yang Budi butuhkan untuk dapat membuka dan menahan posisinya adalah.

Ekuitas Budi saat ini adalah 7, USD. Mengenai apakah posisi tersebut akan langsung ditutup atau tidak, harus diketahui terlebih dahulu, berapa level Stop Out di broker Budi. Budi seorang trader dengan Leverage 1: Margin requirement Budi untuk dapat membuka dan menahan posisinya adalah USD. Mengenai posisi akan ditutup, itu juga masih bergantung pada level Stop Out dari broker Budi. Pasalnya, level Stop Out dari tiap broker juga berbeda-beda.

Bijaknya, semakin besar level Margin Call dan Stop Out broker Anda, maka dana yang terselamatkan pun lebih besar. Jika ternyata dana dalam akun kurang memadai atau mepet , padahal masih ada posisi trading terbuka floating , maka ada dua pilihan tindakan. Opsi pertama, tutup sendiri posisi trading yang sedang floating loss.

Memang sama-sama rugi, tapi jika ditutup sendiri maka kemungkinan loss tidak sebesar jika terkena MC. Opsi kedua, jika menurut Anda tak lama lagi harga akan berbalik, maka setor inject dana tambahan ke broker forex Anda agar ketahanan margin meningkat.

Banyak broker yang akan menyarankan Anda untuk meng- inject kembali akun trading dengan modal lebih besar. Alasannya tentu saja agar margin kembali fresh dan posisi dapat ditahan lebih lama. Namun bijakkah hal tersebut dilakukan sebagai seorang trader? Dari sisi psikologi trading , hal tersebut sama saja dengan Anda tidak mau mengakui kesalahan dalam menganalisa, yang tentu saja dapat berakibat lebih buruk di masa depan.

Inject dana hanya bermanfaat jika Anda benar-benar yakin arah harga akan segera berbalik. Namun bagaimana jika harga malah meneruskan perjalanan hingga menghabiskan inject dana yang barusan Anda lakukan?

Jika hal tersebut terus-menerus terjadi, tentu inject dana bukan lagi menjadi solusi handal untuk mengatasi kerugian besar akibat Margin Call.

Karena itu, mari simak tips-tips selanjutnya untuk mendapat solusi yang lebih baik lagi. Leverage merupakan senjata utama trader retail dengan modal kecil. Namun, senjata ini juga dapat menjadi pedang bermata dua.

Di satu sisi, Leverage dapat membantu trader meraih keuntungan besar dengan modal terbatas. Di sisi lain, Leverage juga dapat menyebabkan penyakit-penyakit seperti overtrading , overlot , dan kebiasaan buruk lain yang menyebabkan posisi cepat terkena Margin Call. Jadi langkah pertama untuk menghindari Margin Call adalah, bijaklah dalam memilih Leverage. Pada dasarnya, Anda tidak akan mengalami Margin Call jika memiliki dan patuh terhadap money management yang baik.

Coba hitung, jika Anda menerapkan prinsip tersebut, mungkinkah Anda mengalami Margin Call? Sebagai contoh, Anda memiliki akun trading dengan ekuitas 7, USD. Mengalami kerugian 25 kali secara berturut-turut adalah hal yang cukup mustahil, kecuali jika Anda trading tanpa rencana atau sedang terkena penyakit overtrading.

Pada platform trading lain, misalnya Streamster Agea, Margin Level kemungkinan tidak ditampilkan, tetapi Anda tetap bisa memantau ketersediaan margin dari menu yang tersedia dalam bentuk Free Margin. Aturan "memantau Margin sebelum buka posisi" ini boleh jadi kedengaran remeh. Namun, banyak trader pemula mengabaikan atau tidak tahu tentang ini, sehingga mendadak kaget ketika posisi trading-nya ditutup otomatis oleh broker, segera setelah Open Posisi OP.

Disangka broker main-main, padahal diri sendiri yang lupa menengok berapa banyak ketersediaan margin. Saat akan OP, selain harus menengok Margin yang masih tersedia dalam Akun, Anda juga perlu menghitung berapa banyak Margin yang dibutuhkan untuk membuka posisi baru.

Menaruh Stop Loss di setiap posisi trading akan membantu Anda membatasi loss, sehingga MC dapat dihindari sejak awal. Selain Stop Loss, bisa juga menggunakan Trailing Stop.

Hentikan penggunaan Stop Loss dalam hati! Mulailah berteman dengan Stop Loss saat ini. Terkadang memang harga hanya mengejar Stop Loss Anda lalu kembali ke arah yang diprediksikan. Namun, terkadang harga juga bablas tanpa sempat berbalik lagi dan hanya menyisakan Margin Call. Agar tidak 'merasa dirugikan' oleh Stop Loss, sebaiknya Anda belajar lebih dalam tentang kesalahan-kesalahan umum trader dalam penempatan Stop Loss.

Perlu diketahui, kebanyakan broker menetapkan syarat margin lebih tinggi pada akhir pekan. Apabila syarat margin naik, maka Margin Call Level juga akan meninggi. Selain pada akhir pekan, perubahan margin juga acap dilakukan menjelang peristiwa-peristiwa yang diproyeksikan berdampak besar, misalnya Pemilu Presiden AS.